Ekonomi Sumbar Melambat ke 4,54 Persen, Bisakah Keluar dari Perlambatan Pertumbuhan?

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:01 WIB
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi atau lebih dikenal Masjid Raya Sumbar. (Foto: Indra Kurniawan/Sumbar Daily)
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi atau lebih dikenal Masjid Raya Sumbar. (Foto: Indra Kurniawan/Sumbar Daily)




Perbandingan antarprovinsi tentu tidak dapat dilakukan dengan mengabaikan perbedaan struktur ekonomi. Riau memiliki basis perkebunan, minyak dan gas bumi (migas), serta industri pengolahan yang jauh lebih besar. Sementara Sumatera Utara mempunyai ukuran pasar dan basis industri yang lebih besar.





Karena itu, Riau maupun Sumatera Utara tidak dapat dijadikan salinan model pembangunan yang harus diterapkan begitu saja di Sumbar.





Namun, perbedaan tersebut justru memperlihatkan persoalan yang lebih mendasar. Sumbar belum mempunyai mesin pertumbuhan yang mampu secara konsisten membawa perekonomiannya tumbuh lebih cepat.





Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Bukan Fenomena Baru





Perlambatan ekonomi Sumbar sebenarnya bukan fenomena yang baru muncul pada Triwulan II 2026. Kecenderungan tersebut telah terlihat jauh sebelum angka pertumbuhan 4,54 persen tercatat.





Pada awal dekade 2010-an, perekonomian Sumbar masih mampu tumbuh sekitar 6 persen atau lebih. Setelah itu, pertumbuhan secara bertahap bergeser menuju kisaran 5 persen.





Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Sumbar bahkan lebih sering berada pada rentang 3–5 persen. Pandemi Covid-19 memang memberikan gangguan besar terhadap perekonomian pada 2020. Namun, setelah pandemi berakhir, Sumbar belum kembali secara konsisten ke lintasan pertumbuhan yang pernah dicapai pada awal dekade 2010-an.





Situasi tersebut membuat angka pertumbuhan 2026 perlu dilihat sebagai bagian dari perjalanan ekonomi yang lebih panjang. Pemulihan setelah pandemi memang terjadi, tetapi pemulihan tersebut belum menghasilkan transformasi yang cukup untuk membawa Sumbar kembali secara konsisten ke pertumbuhan sekitar 6 persen atau lebih.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X