Sumbardaily.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol Kota Padang Panjang membagikan 1.000 lembar masker kepada masyarakat di enam lokasi keramaian. Pembagian ini dilakukan sebagai upaya melindungi warga dari paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan penurunan kualitas udara.
Enam lokasi tersebut dipilih karena memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi, mulai dari persimpangan jalan hingga kawasan kampus. Salah satu titik pembagian berada di depan Gedung M. Sjafei, yang menjadi akses menuju pasar dan kerap dilalui masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Rio de Ronsard, mengatakan pembagian masker merupakan langkah antisipasi untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
Menurut Rio, penurunan kualitas udara akibat kabut asap perlu diantisipasi melalui langkah perlindungan sederhana, termasuk penggunaan masker ketika masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
“Kabut asap karhutla membuat kualitas udara menurun dan dapat berdampak pada kesehatan pernapasan. Karena itu, BPBD membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya perlindungan sekaligus edukasi agar warga disiplin memakai masker saat berada di luar ruangan,” ujarnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung Kamis (22/10/2026) tersebut, BPBD menyasar enam titik yang dinilai strategis untuk menjangkau masyarakat. Lokasi itu meliputi Simpang Serambi, Simpang AB Mart, Simpang Tanah Hitam, Simpang Kebun Sikolos, kawasan kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, serta kawasan depan Gedung M. Sjafei.
Dari total 1.000 lembar masker yang disiapkan, sebanyak 300 lembar di antaranya dibagikan di kawasan depan Gedung M. Sjafei. Lokasi ini menjadi salah satu perhatian karena merupakan akses menuju pasar, sehingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut perlu mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan di tengah paparan kabut asap.
Sementara itu, sejumlah persimpangan jalan dan kawasan kampus ISI Padang Panjang juga menjadi sasaran pembagian masker. Titik-titik tersebut dipilih karena menjadi kawasan dengan aktivitas dan pergerakan warga yang cukup tinggi.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap karhutla. Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
Masyarakat juga diimbau membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi udara semakin memburuk. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko kesehatan selama kabut asap masih memengaruhi kualitas udara. (*)
Artikel Terkait
ParagonCorp Dukung Riset Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam di Stanford University
Pemko Padang Bakal Perluas Sistem Parkir Digital untuk Atasi Antrean Truk Solar
NASA Pantau Karhutla Papua dari Satelit, Emisi Karbon Tembus 35 Juta Ton
Cerita Ketua MUI Sumbar Selamat dari Kebakaran KMP Batumandi, Sempat Cari Pelampung