Pemko Padang Bakal Perluas Sistem Parkir Digital untuk Atasi Antrean Truk Solar

Photo Author
Redaksi, Sumbardaily.com
- Jumat, 23 Oktober 2026 | 12:01 WIB
Kendaraan mengisi solar di SPBU kawasan Koto Lalang, Kota Padang. (Foto: Kominfo Padang)
Kendaraan mengisi solar di SPBU kawasan Koto Lalang, Kota Padang. (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang berencana memperluas penerapan sistem parkir digital untuk mengatur antrean truk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Rencana tersebut menyusul hasil evaluasi yang menunjukkan sistem serupa di Tempat Parkir Khusus Koto Lalang cukup efektif mengurai kemacetan dan meningkatkan ketertiban lalu lintas.

Evaluasi itu dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Evaluasi Sistem Parkir Digital Antrean BBM Tempat Parkir Khusus Koto Lalang dan Rencana Penerapan di SPBU Lainnya. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota Padang, pada Kamis (22/10/2026).

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya menata arus lalu lintas, khususnya di kawasan yang kerap terdampak antrean kendaraan berat untuk mendapatkan solar. Melalui sistem parkir digital, truk diarahkan masuk ke lokasi parkir khusus sebelum memperoleh giliran mengisi BBM di SPBU.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani, menjelaskan bahwa penerapan sistem tersebut di Koto Lalang memberikan dampak signifikan terhadap penanganan antrean kendaraan yang sebelumnya mengular hingga ke badan jalan.

Dalam mekanisme yang diterapkan, pengemudi truk terlebih dahulu memasukkan kendaraannya ke tempat parkir khusus. Setelah membayar retribusi, pengemudi akan memperoleh struk antrean yang memuat nomor antrean, nomor polisi kendaraan, serta kode QR.

Selanjutnya, truk dipanggil secara berurutan berdasarkan ketersediaan slot di SPBU. Pengaturan ini membuat kendaraan berat tidak perlu menunggu giliran dengan berhenti atau mengantre di badan jalan.

“Alhamdulillah, dari hasil evaluasi, penerapan sistem ini cukup efektif. Kebijakan yang kita lakukan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama terhadap ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta upaya mengurangi risiko kecelakaan. Jadi, tidak ada lagi truk yang mengantre di badan jalan karena seluruh kendaraan diarahkan masuk ke tempat parkir dan area antrean SPBU. Sistem ini juga didukung oleh Bank Nagari selaku penyedia sistem digital dan sejauh ini telah berjalan dengan lancar,” terang Yudi, dikutip Jumat (23/10/2026).

Menurut Yudi, penataan antrean truk melalui sistem digital tidak hanya berdampak terhadap kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemilik usaha yang berada di sekitar SPBU.

Sebelum penataan dilakukan, antrean kendaraan berat berpotensi menutup akses di sekitar lokasi pengisian BBM. Kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk warga yang hendak mengunjungi toko dan warung di sepanjang kawasan tersebut.

Dengan pengaturan melalui tempat parkir khusus, penyempitan bahu jalan akibat antrean truk kini berkurang secara signifikan. Akses menuju toko dan warung milik warga pun tidak lagi tertutup oleh kendaraan berat yang menunggu giliran mengisi solar.

Keberhasilan penerapan sistem di Koto Lalang menjadi salah satu pertimbangan Dishub Kota Padang untuk mengembangkan mekanisme serupa di SPBU lain. Perluasan tersebut ditujukan untuk menangani persoalan antrean truk secara bertahap, terutama di lokasi yang membutuhkan pengaturan kendaraan lebih tertib.

Yudi mengatakan, Dishub akan mengidentifikasi lokasi yang perlu diprioritaskan sebelum sistem parkir digital diterapkan di tempat lain. Penentuan lokasi tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan agar penanganan antrean kendaraan pengisi solar dapat dilakukan secara bertahap.

“Ke depan, sistem ini akan kita kembangkan ke SPBU lainnya. Kita akan menentukan lokasi berikutnya yang menjadi prioritas agar persoalan antrean truk dapat diselesaikan secara bertahap,” pungkas Yudi Indra Syani.

FGD tersebut turut dihadiri perwakilan Polsek Lubuk Kilangan, Polsek Lubuk Begalung, dan Polsek Padang Selatan. Hadir pula perwakilan Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang, PT Gerbang Berkah Solusi, pengelola SPBU Koko Mata Air dan Bandar Buat Padang, serta jajaran pejabat Dishub Kota Padang. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Admin Redaksi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X