Ketika kebakaran berlangsung, vegetasi seperti rumput, semak, pepohonan, dan serasah menjadi material yang terbakar. Serasah merupakan kumpulan daun, ranting, serta sisa tumbuhan yang menumpuk di permukaan tanah dan belum terurai secara sempurna.
Meskipun partikel mineral tidak ikut menjadi bahan bakar seperti material organik, panas dari kebakaran tetap dapat merambat ke dalam tanah. Peningkatan suhu berpotensi menyebabkan kematian sebagian organisme tanah, mengurangi karbon organik, serta mengubah kestabilan agregat atau kumpulan partikel tanah.
Perubahan tersebut dapat mengurangi kemampuan tanah mempertahankan air. Ketika struktur tanah terganggu dan bahan organiknya berkurang, lahan juga menjadi lebih rentan terhadap erosi, terutama setelah vegetasi penutup hilang.
Pada gambut, persoalannya lebih kompleks karena pembakaran dapat merambat secara perlahan ke arah samping maupun ke lapisan bawah permukaan. Proses yang disebut pembaraan atau smouldering tersebut bisa berlangsung tanpa nyala api yang terlihat jelas.
Karena sumber panas tersembunyi, kebakaran gambut dapat sulit dideteksi secara visual. Pemadaman yang hanya menyasar permukaan berisiko tidak menjangkau seluruh bagian yang masih membara. Kondisi ini menjadi salah satu alasan penanganan kebakaran perlu disesuaikan dengan karakteristik tanah di lokasi kejadian.
Abu Kebakaran Bisa Menaikkan pH Tanah, tetapi Bukan Berarti Tanah Makin Sehat
Salah satu perubahan yang dapat ditemukan setelah kebakaran adalah peningkatan pH dan kadar beberapa unsur hara. Pada kondisi tertentu, perubahan tersebut bisa menimbulkan kesan bahwa pembakaran memberikan keuntungan bagi kesuburan tanah.
Namun, peningkatan sejumlah indikator kimia tidak serta-merta menunjukkan kualitas tanah membaik secara keseluruhan. Kebakaran juga dapat menghilangkan bahan organik dan mengganggu aktivitas biologis yang berperan penting dalam menjaga fungsi tanah.
Penelitian Basuki Wasis, Bambang Hero Saharjo, dan Robi Deslia Waldi pada 2019 di tanah mineral Kabupaten Pelalawan, Riau, menemukan bahwa kebakaran meningkatkan pH serta kandungan kalsium dan magnesium tanah.