Perbandingan antarlokasi tersebut dapat membantu peneliti melihat pola keberadaan virus pada kondisi lingkungan yang berbeda. Pengukuran juga diperlukan untuk mengetahui apakah konsentrasi PMMoV berubah di antara wilayah dengan pengaruh limbah domestik yang berbeda.
Selain itu, pemeriksaan pada titik masuk dan keluar instalasi pengolahan air limbah dapat memberikan informasi mengenai perubahan konsentrasi PMMoV selama proses pengolahan. Data tersebut dapat menjadi bagian dari penelitian untuk menilai apakah indikator molekuler ini berguna dalam pemantauan kualitas air limbah.
“Hasilnya dapat membantu menjawab pertanyaan mendasar apakah PMMoV memang banyak ditemukan di perairan Sumbar, bagaimana konsentrasinya berubah antarwilayah, dan seberapa baik keberadaannya mencerminkan pengaruh limbah domestik?” tanyanya.
Dengan penelitian lapangan, potensi PMMoV di Sumbar dapat dinilai berdasarkan hasil pengukuran, bukan hanya berdasarkan dugaan yang berkaitan dengan pola konsumsi cabai. Hasil penelitian juga dapat membantu menentukan apakah virus tersebut cukup konsisten untuk digunakan sebagai pelengkap pemantauan pencemaran perairan di wilayah setempat.
PMMoV dan E. coli, Apa Perbedaannya sebagai Indikator Pencemaran?
Selama ini, Escherichia coli atau E. coli banyak digunakan sebagai indikator pencemaran fekal dan memiliki peran penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Bakteri tersebut membantu memberikan informasi mengenai kontaminasi yang berkaitan dengan kotoran.
Namun, tidak ada satu indikator yang dapat menjawab seluruh pertanyaan mengenai kualitas mikrobiologis air. Bakteri dan virus memiliki karakteristik biologis yang berbeda, termasuk dalam hal ketahanan terhadap kondisi lingkungan dan respons terhadap proses pengolahan air.
Fadli menjelaskan keberadaan E. coli dapat menunjukkan kontaminasi fekal, tetapi jumlah bakteri tersebut tidak selalu sejalan dengan keberadaan virus enterik manusia. Oleh karena itu, pemeriksaan satu indikator belum tentu memberikan gambaran lengkap mengenai seluruh komponen mikrobiologis yang terdapat dalam air.