Pada tanaman inangnya, infeksi PMMoV dapat menimbulkan perubahan warna atau pola belang pada daun dan buah cabai. Meski demikian, gejala yang muncul tidak selalu sama pada setiap tanaman. Perbedaannya dapat dipengaruhi varietas, kondisi lingkungan, serta ketahanan dan imunitas tanaman yang terinfeksi.
“Pada inangnya, PMMoV dapat menimbulkan gejala perubahan warna atau pola belang di daun dan buah, meskipun gejalanya dapat bervariasi bergantung pada varietas tanaman, kondisi lingkungan serta ketahanan dan imunitas inang,” katanya.
Hal yang membuat PMMoV menarik bagi penelitian kualitas air bukan hanya kemampuannya menginfeksi tanaman cabai. Karakteristik fisik partikel virus tersebut juga berperan dalam menjelaskan mengapa materi genetiknya dapat ditemukan setelah melalui berbagai proses di lingkungan.
PMMoV tidak memiliki selubung lipid atau envelope. Sebaliknya, materi genetiknya dilindungi oleh kapsid protein. Struktur ini berkontribusi terhadap kestabilan partikel virus dalam berbagai kondisi lingkungan.
Penelitian Rosario dan kolega yang diterbitkan pada 2009 menunjukkan PMMoV ditemukan secara luas dan dalam jumlah melimpah pada air limbah domestik. Penelitian tersebut juga menjelaskan virus ini dapat mempertahankan kemampuan menginfeksi tanaman setelah melewati saluran pencernaan manusia.
Temuan itu menunjukkan proses konsumsi pangan tidak selalu menghancurkan seluruh partikel PMMoV. Sebagian virus atau materi genetiknya dapat tetap ditemukan setelah makanan melewati sistem pencernaan, sehingga berpotensi terbawa ke dalam limbah domestik.
Karakteristik tersebut menjadi salah satu alasan PMMoV dipertimbangkan sebagai kandidat indikator molekuler untuk memantau pencemaran fekal. Keberadaannya di dalam air dapat diteliti untuk mengetahui keterkaitan antara limbah domestik dan kondisi mikrobiologis suatu perairan.
Mengapa Virus Tanaman Cabai Bisa Ditemukan dalam Tinja Manusia?
PMMoV merupakan virus tanaman, bukan virus yang secara khusus menginfeksi manusia. Namun, virus ini dapat ditemukan dalam tinja manusia karena masuk ke tubuh melalui makanan yang dikonsumsi.