Dari BNN, Brigjen Agus Dwi Hermawan yang sebelumnya Pati Bareskrim penugasan BNN dimutasi menjadi Aslog Kapolri. Brigjen Putu Putera Sadana, Pati Bareskrim penugasan BNN, menjadi Wakabareskrim.
Kemudian Brigjen Deni Dharmapala, Pati Bareskrim penugasan BNN, menjadi As SDM Kapolri.
Brigjen Roy Hardi Siahaan, Pati Bareskrim penugasan BNN, dimutasi menjadi Kapolda Jawa Tengah. Sementara Brigjen Rachmad Iswan Nusi menjadi Wakapolda Jawa Barat.
Dari kelompok luar lainnya, BIN turut mengirim sejumlah personel ke tubuh Polri. Irjen Dedy Kusuma Bakti dimutasi menjadi Kabaintelkam. Irjen Arman Achdiat menjadi Kapolda Riau. Sedangkan Irjen Victor Alexander Lateka dimutasi menjadi Wadankorbrimob.
"Rangkaian mutasi tersebut menunjukkan bahwa Suyudi tidak hanya melakukan perpindahan personel biasa. Banyak simpul utama organisasi yang berubah sekaligus," ujarnya.
Mulai dari pengawasan melalui Irwasum, penyidikan melalui Bareskrim, intelijen melalui Baintelkam, keamanan melalui Baharkam, disiplin internal melalui Propam, pendidikan melalui Lemdiklat, antiteror melalui Densus, hingga 19 komando kewilayahan.
"Karena itu, IPW menilai bobot politik dan organisasional langkah Suyudi jauh berbeda dengan pola yang ditempuh Listyo Sigit saat awal menjabat Kapolri," katanya.