Bawang merah memberikan andil 0,02 persen. Sejumlah komoditas lain seperti ikan aso-aso, pepaya, ikan serai, ikan anak tandeman, telur puyuh, SKM, belut, SPM, dan semangka masing-masing memberikan andil 0,01 persen.
Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi secara bulanan antara lain cabai rawit, jengkol, kentang, tomat, buncis, wortel, dan daun seledri. Emas perhiasan juga memberikan andil deflasi m-to-m sebesar 0,04 persen.
Perawatan Pribadi Catat Inflasi Tertinggi
Selain pangan, kenaikan harga pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga cukup menonjol.
Kelompok tersebut mencatat inflasi y-on-y sebesar 7,47 persen. Angka itu menjadi yang tertinggi di antara 11 kelompok pengeluaran yang tercatat dalam data BPS Sumbar.
IHK kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya meningkat dari 122,98 pada September 2025 menjadi 132,17 pada September 2026.
Subkelompok perawatan pribadi lainnya mengalami inflasi paling tinggi, yakni 14,88 persen. Berikutnya subkelompok jasa lainnya naik 3,28 persen dan subkelompok perawatan pribadi sebesar 2,38 persen.
Sementara subkelompok perlindungan sosial relatif tidak mengalami perubahan.