Karena itu, rumah dan sekolah dapat menjadi dua ruang penting dalam membantu remaja melewati masa transisi tersebut. Rumah yang memberikan nilai dan keteladanan dapat dipadukan dengan lingkungan sekolah yang memanusiakan siswa.
“Sentuhan hangat orang tua di rumah yang sarat akan nilai dan keteladanan, dipadu dengan lingkungan sekolah yang memanusiakan manusia, akan menjadi perisai yang amat kokoh,” ujar Noviy.
Ketika rumah kembali menjadi tempat berlabuh yang penuh kasih dan sekolah menjadi ruang tumbuh yang menenangkan, masa remaja diharapkan dapat menjadi fase menuju kedewasaan yang tenang, tangguh, dan penuh rasa percaya diri. (*)