Sumbardaily.com - Sebanyak 104 Lurah di Kota Padang kini mendapat pembekalan khusus mengenai keterbukaan informasi publik. Langkah ini dinilai penting karena kelurahan menjadi salah satu titik terdekat antara pemerintah dan masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan jawaban cepat mengenai program, pelayanan hingga kebijakan pemerintah.
Pembekalan tersebut dilakukan melalui Sekolah Keterbukaan Informasi (KI) Angkatan III Tahun 2026 yang digelar Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (14/9/2026) pagi.
Selain 104 Lurah, kegiatan yang berlangsung di UNP Hotel & Convention itu juga diikuti Penjabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana UNP serta unsur PPID Pemerintah Kota (Pemko) Padang.
Ada persoalan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Sekolah KI tahun ketiga tersebut. Ketika pemerintah lambat memberikan informasi, masyarakat berpotensi mencari jawaban melalui sumber lain yang belum tentu memiliki keabsahan dan kebenaran.
Wali Kota Padang, Fadly Amran mengatakan, pemerintah memang tidak selalu bisa langsung menjawab seluruh pertanyaan masyarakat.
Namun, menurutnya, kecepatan dalam merespons kebutuhan informasi tetap menjadi bagian penting dari pelayanan publik.
“Kalaupun pertanyaan masyarakat tidak bisa dijawab, tetapi kalau kita cepat, tanggap, spontan dalam menyampaikan informasi tersebut, saya rasa itu sudah luar biasa,” katanya.