Dengan demikian, data September 2026 menunjukkan tekanan harga konsumen Sumatera Barat terutama datang dari kelompok pangan. Pada saat yang sama, NTP petani mengalami kenaikan, sementara indikator pariwisata memperlihatkan pergerakan yang beragam antara kunjungan wisman, perjalanan wisnus, dan tingkat hunian hotel. (*)