Hotspot Karhutla Sumsel Tembus 184 Titik, Jarak Pandang Bandara Palembang Sempat 700 Meter

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 19 September 2026 | 07:06 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: BPBD Sumbar)
Ilustrasi karhutla. (Foto: BPBD Sumbar)




Pemerintah juga tetap menyiagakan 53 unit armada udara. Sebanyak 34 armada disiapkan untuk operasi water bombing, sedangkan 19 armada digunakan untuk patroli udara dan mendukung Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC.





Dukungan operasi udara turut diperkuat dengan tiga helikopter CH-47 Chinook dari Jepang yang telah dipersiapkan untuk membantu operasi water bombing. Pengerahan armada disesuaikan dengan kondisi api di lapangan, hasil verifikasi hotspot, kondisi meteorologis, serta aspek keselamatan penerbangan.





Ancaman karhutla juga masih dipengaruhi kondisi cuaca. BMKG dalam prakiraan periode 18-24 September 2026 menyebut pengaruh El Nino kategori sangat kuat yang berlangsung bersamaan dengan musim kemarau masih membuat atmosfer relatif kering di sebagian besar wilayah Indonesia.





Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi terjadinya karhutla dan meluasnya kabut asap. Meski begitu, peluang hujan masih tersedia secara lokal, termasuk pada 18-20 September di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.





Berdasarkan analisis BMKG, periode rawan karhutla diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Presiden dalam rapat terbatas pada 16 September meminta jajaran pemerintah mempertahankan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi menghadapi ancaman karhutla.





Dalam rapat yang sama, Presiden juga menginstruksikan penindakan terhadap korporasi yang berdasarkan proses verifikasi terbukti bertanggung jawab atas karhutla. Penindakan tersebut termasuk pencabutan izin serta penyelidikan terhadap unsur pidana.





Sementara itu, dampak kabut asap masih terlihat dari kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah. Pantauan PM2,5 menunjukkan kualitas udara di Indonesia bervariasi. Sebagian besar wilayah berada pada kategori baik hingga sedang, tetapi sejumlah kawasan di Sumatera dan Kalimantan masih masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Pada bagian tertentu, kualitas udara bahkan berada dalam kategori berbahaya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X