Karhutla Sumatera Masih Membara, 49 Hotspot High Confidence Terdeteksi di Sumsel

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 15 September 2026 | 07:06 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)



BMKG sebelumnya mengingatkan sebaran asap masih bertahan di sejumlah wilayah di tengah kondisi kemarau. Pada saat yang sama, peluang hujan lokal masih dapat muncul.





Kondisi kering, suhu tinggi, serta vegetasi yang mudah terbakar menjadi kombinasi yang tetap perlu diwaspadai dalam pengendalian karhutla.





Masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara memburuk diimbau mengurangi kegiatan di luar ruangan. Penggunaan masker juga dianjurkan apabila masyarakat harus beraktivitas di luar.





Anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih.





Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat memantau kondisi udara dan menjaga hidrasi. Apabila muncul keluhan berupa batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan.





Di sisi lain, Kementerian Kehutanan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.





Masyarakat yang menemukan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran juga diminta segera melaporkannya. Pelaporan lebih awal diperlukan agar petugas dapat melakukan respons sedini mungkin.





Dengan masih berlangsungnya pemadaman di Sumatera Selatan dan adanya peningkatan hotspot di beberapa wilayah Kalimantan, penanganan karhutla masih membutuhkan pengawasan berkelanjutan. Penurunan hotspot di sejumlah daerah menjadi perkembangan positif, tetapi kondisi lapangan tetap menjadi penentu utama dalam memastikan api benar-benar padam. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X