Karhutla Sumatera Masih Membara, 49 Hotspot High Confidence Terdeteksi di Sumsel

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 15 September 2026 | 07:06 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)



Dari jumlah tersebut, 34 armada digunakan untuk water bombing. Sementara 19 armada lainnya digunakan untuk patroli udara sekaligus mendukung pelaksanaan OMC.





Kekuatan operasi udara juga bertambah dengan bantuan dari Pemerintah Jepang. Sebanyak tiga helikopter CH-47 Chinook telah tiba di Kalimantan Barat.





Helikopter tersebut dipersiapkan untuk mendukung operasi water bombing dan akan diintegrasikan dengan keseluruhan operasi penanganan karhutla yang dilakukan Pemerintah Indonesia.





Selain operasi pemadaman, pemerintah juga menjalankan OMC di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Operasi itu menjadi bagian dari strategi pembasahan gambut sekaligus pengendalian karhutla.





Berdasarkan laporan operasi sampai 11 September, OMC Kementerian Kehutanan di Kalimantan Barat telah melaksanakan sembilan sortie dengan menggunakan 7.200 kilogram NaCl.





Dari pelaksanaan tersebut, estimasi volume air hujan yang dihasilkan mencapai sekitar 87,9 juta meter kubik.





Sementara di Kalimantan Tengah, OMC telah dilakukan sebanyak tujuh sortie dengan penggunaan 5.600 kilogram NaCl. Estimasi volume air hujan dari operasi tersebut mencapai sekitar 22,9 juta meter kubik.





Pengendalian karhutla tersebut dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta tindakan dilakukan sedini mungkin ketika hotspot terdeteksi dan tidak menunggu sampai berkembang menjadi titik api.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X