Melalui sosialisasi yang dilakukan di stasiun dan dalam perjalanan kereta, KAI Divre II Sumbar berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Lingkungan transportasi publik tidak hanya membutuhkan aturan dan pengawasan, tetapi juga keberanian dari setiap orang untuk saling menjaga.
Kolaborasi antara KAI, komunitas, petugas, dan pelanggan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan pelecehan seksual.
Dengan keterlibatan bersama tersebut, perjalanan kereta api di Sumatera Barat diharapkan tetap menjadi ruang publik yang aman, nyaman, inklusif, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat. (*)