Riswan menegaskan insiden Mentawai Fast 01 terjadi akibat kondisi cuaca ketika kapal mendekati Pintu Muaro Padang. "Inisiden tadi murni karena cuaca," katanya.
Meski kapal mengalami kerusakan setelah kandas, pihak operator memastikan seluruh penumpang berada dalam kondisi aman.
"Alhamdulillah sampai saat ini seluruh penumpang aman dan selamat," ujar Riswan.
Penghentian sementara dua armada Mentawai Fast berdampak terhadap pilihan transportasi masyarakat antara Padang dan Kepulauan Mentawai.
Selama ini, Mentawai Fast menjadi salah satu moda transportasi cepat yang banyak digunakan masyarakat untuk perjalanan antarpulau.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, masyarakat masih dapat menggunakan kapal penumpang Ambu-ambu. Namun, perjalanan menggunakan kapal tersebut membutuhkan waktu lebih lama, yakni sekitar 15 jam.
Pilihan lainnya adalah menggunakan transportasi udara dari Mentawai menuju Padang maupun sebaliknya. Moda udara menawarkan waktu tempuh yang lebih singkat, tetapi kapasitas penumpangnya jauh lebih terbatas dibandingkan kapal.
Dengan kondisi tersebut, penghentian sementara Mentawai Fast diperkirakan akan berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat Mentawai, terutama penumpang yang selama ini mengandalkan kapal cepat untuk perjalanan menuju Padang.