Ia menegaskan, arah pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan ke depan perlu difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat berbasis nagari dan kawasan prioritas.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Selain penguatan UMKM dan koperasi nagari, pembangunan infrastruktur ekonomi masyarakat juga dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Infrastruktur seperti akses jalan produksi, pasar, sarana pengolahan hasil pertanian dan perikanan, hingga layanan dasar menjadi faktor pendukung utama dalam mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada penguatan ekonomi lokal mampu meningkatkan kapasitas ekonomi rumah tangga Desil-1 dan Desil-2 secara bertahap.
Dengan strategi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya keluar dari lingkaran kemiskinan secara statistik, tetapi juga memiliki kemampuan ekonomi yang lebih mandiri dalam jangka panjang.
“Tujuan akhirnya bukan hanya menurunkan angka kemiskinan secara statistik, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik dan mandiri dalam jangka panjang,” tutup Suryatmono. (*)