“Perantau punya jejaring, modal, dan pengetahuan. Kalau semua potensi itu dikelola dengan baik, Sumbar bisa bergerak jauh lebih cepat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi upaya Andre Rosiade yang konsisten memperjuangkan proyek strategis di tingkat pusat.
Menurutnya, kemitraan antara wakil rakyat, pemerintah, dan komunitas perantau adalah formula terbaik untuk kemajuan daerah.
Kunjungan kerja ini menegaskan satu pesan, yakni pembangunan di Sumbar tidak boleh terpusat di kota besar.
Braditi Moulevey menekankan, daerah-daerah terpencil harus mendapat prioritas agar kesenjangan tidak melebar.
“Infrastruktur telekomunikasi, jembatan, jalan, dan fasilitas publik harus menyentuh semua lapisan masyarakat. Hanya dengan begitu kita bisa bicara tentang kemajuan yang adil," tuturnya. (red)