Andre dan Braditi juga meninjau langsung program makan siang gratis di SDN 24 Ujung Gurun, di mana keduanya berinteraksi langsung dengan guru dan murid.
Di sela kegiatan, Braditi Moulevey mengungkapkan, infrastruktur sosial seperti dapur umum dan sekolah harus mendapat perhatian yang sama seriusnya dengan infrastruktur fisik.
Setelah itu, mereka meninjau Titik Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan rencana pembangunan GOR Agus Salim.
Ia menilai, revitalisasi GOR akan menjadi ruang publik penting untuk olahraga dan kegiatan masyarakat.
Pada Rabu (13/8/2025), kegiatan perjalanan direncanakan berlanjut ke Pasaman.
Di sini, mereka meninjau lokasi pembangunan jembatan strategis yang menghubungkan daerah-daerah penghasil komoditas pertanian dengan jalur distribusi utama.
“Jembatan ini akan memangkas waktu tempuh, mengurangi biaya transportasi, dan membuka akses pasar bagi petani. Dampaknya langsung terasa pada kesejahteraan masyarakat,” kata Braditi.