Ketidakpuasan Ranjang: Penyebab yang Tetap Rahasia dalam Perceraian di Pengadilan Agama

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 10 Desember 2025 | 11:27 WIB
Ilustrasi perceraian. (Dok. Pixabay)
Ilustrasi perceraian. (Dok. Pixabay)




Banyak penelitian psikologi menyebut bahwa kepuasan seksual berkaitan erat dengan stabilitas hubungan.





Hubungan intim yang sehat memperkuat bonding emosional, meningkatkan rasa percaya, dan menurunkan risiko konflik.





Sebaliknya, ketika urusan ranjang tidak berjalan baik, efek domino yang terjadi tidak bisa diremehkan.





Mengapa Negara Perlu Memperhatikan Isu Ini?





Di tengah tingginya angka perceraian, penting bagi negara dan masyarakat untuk melihat persoalan ketidakpuasan ranjang bukan sebagai sesuatu yang tabu, tetapi sebagai persoalan sosial yang memiliki dampak nyata.





Setidaknya ada empat agenda penting yang layak dipertimbangkan, di antaranya reformasi pendidikan pra-nikah, penyediaan layanan konseling seksual profesional, pembaruan sistem kategori penyebab perceraian, dan mengurangi stigma membahas seks.





Data Perceraian di Indonesia (2020-2024)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB
X