Banyak penelitian psikologi menyebut bahwa kepuasan seksual berkaitan erat dengan stabilitas hubungan.
Hubungan intim yang sehat memperkuat bonding emosional, meningkatkan rasa percaya, dan menurunkan risiko konflik.
Sebaliknya, ketika urusan ranjang tidak berjalan baik, efek domino yang terjadi tidak bisa diremehkan.
Mengapa Negara Perlu Memperhatikan Isu Ini?
Di tengah tingginya angka perceraian, penting bagi negara dan masyarakat untuk melihat persoalan ketidakpuasan ranjang bukan sebagai sesuatu yang tabu, tetapi sebagai persoalan sosial yang memiliki dampak nyata.
Setidaknya ada empat agenda penting yang layak dipertimbangkan, di antaranya reformasi pendidikan pra-nikah, penyediaan layanan konseling seksual profesional, pembaruan sistem kategori penyebab perceraian, dan mengurangi stigma membahas seks.
Data Perceraian di Indonesia (2020-2024)