Oleh: Zaitul Ikhlas Saad Rajo Intan
Tenaga Ahli Pemko Padang
Pendahuluan
Kota Padang saat ini berada pada ambang transformasi kultural dan ekonomi yang signifikan, bergerak dari pusat kuliner domestik menuju panggung UNESCO Creative Cities Network (UCCN) dalam kategori gastronomi.
Gastronomi bukan sekadar perihal mengisi perut, melainkan seni, ilmu, dan narasi kebudayaan yang melingkupi pangan.
Sebagai episentrum kebudayaan Minangkabau, Kota Padang memiliki modal sosial, historis, dan sensoris yang luar biasa untuk melakukan take off menuju level internasional.
Slogan Taste Of Padang Experience 2026; Road to Gastronomy City merupakan manifestasi dari kesadaran bahwa diplomasi kuliner (gastro diplomacy) adalah instrumen paling efektif untuk mengeskalasi citra kota, memicu pertumbuhan ekonomi lokal dan melestarikan warisan leluhur.