berita

Biaya Transportasi dan Kontrak Rumah Makin Mahal, Sumbang Inflasi Sumbar 3,50 Persen

Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:02 WIB
Ilustrasi perumahan. (Foto: Brighton)


Sumbardaily.com - Kenaikan biaya transportasi dan tempat tinggal ikut membuat harga kebutuhan masyarakat Sumatera Barat meningkat sepanjang September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) Sumbar mencapai 3,50 persen pada September 2026.





Dari sejumlah kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga, kelompok transportasi tercatat mengalami inflasi y-on-y sebesar 4,66 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami inflasi sebesar 1,26 persen. Di dalam kelompok tersebut, kontrak rumah dan sewa rumah turut memberikan sumbangan terhadap inflasi.





“Pada September 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Barat sebesar 3,50 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,47,” tulis BPS Sumbar dikutip Minggu (4/10/2026).





Data tersebut tercantum dalam Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 59/10/13/Th. XXIX tentang Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Sumatera Barat September 2026 yang dirilis 1 Oktober 2026.





Secara umum, inflasi Sumbar pada September 2026 terjadi karena kenaikan harga pada seluruh 11 kelompok pengeluaran. Selain transportasi dan perumahan, kenaikan juga terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau; pakaian dan alas kaki; perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga; kesehatan; informasi, komunikasi dan jasa keuangan; rekreasi, olahraga dan budaya; pendidikan; penyediaan makanan dan minuman/restoran; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya.





BPS mencatat kelompok transportasi memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,49 persen. Angka tersebut menjadi salah satu sumbangan yang cukup besar terhadap inflasi tahunan Sumbar.





Pada September 2026, indeks kelompok transportasi tercatat 118,65, naik dibandingkan 113,37 pada September 2025. Secara tahunan, kelompok ini mengalami inflasi 4,66 persen.


Halaman:

Tags

Terkini