berita

Sumbar Dikepung Banjir dan Longsor, BPBD: Curah Hujan Sangat Tinggi

Minggu, 23 November 2025 | 16:56 WIB
Meterial longsong menutupi akses jalan di Jalan Tanah Liek, Jorong Silungkang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Minggu (23/11/2025) pukul 11.30 WIB. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang - Cuaca ekstrem kembali memicu bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatera Barat sejak Sabtu hingga Minggu (22-23/11/2025).





Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat (BPBD Sumbar) mencatat lima daerah terdampak banjir, longsor, dan angin kencang dalam waktu kurang dari 48 jam.





Berdasarkan data yang dihimpun BPBD, Kota Padang menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling awal dari cuaca ekstrem.





Angin kencang yang berlangsung sejak dini hari menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan mengganggu akses transportasi di beberapa kelurahan di Kecamatan Koto Tangah dan Padang Barat.





"Selain itu, banjir genangan terjadi di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Nanggalo, pada Minggu (23/11/2025) pukul 04.35 WIB. Meski tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berat, BPBD Kota Padang telah melakukan evakuasi warga dan pembersihan material pohon tumbang," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf.





Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Padang Pariaman. Hujan intensitas tinggi memicu banjir di beberapa kecamatan seperti Lubuk Alung, Batang Anai, Sintuak Toboh Gadang, Ulakan Tapakih, dan 2x11 Anam Lingkung.





Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Parit Malintang dan 2x11 Kayu Tanam. Infrastruktur yang terdampak mencakup dua jalan, satu saluran irigasi, satu jaringan irigasi, serta satu gedung sekolah dasar.


Halaman:

Tags

Terkini