Sumbar Dikepung Banjir dan Longsor, BPBD: Curah Hujan Sangat Tinggi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 23 November 2025 | 16:56 WIB
Meterial longsong menutupi akses jalan di Jalan Tanah Liek, Jorong Silungkang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Minggu (23/11/2025) pukul 11.30 WIB. (Foto: Istimewa)
Meterial longsong menutupi akses jalan di Jalan Tanah Liek, Jorong Silungkang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Minggu (23/11/2025) pukul 11.30 WIB. (Foto: Istimewa)



Berdasarkan analisis meteorologi terbaru, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau, Sumbar saat ini berada dalam pengaruh kuat Monsun Asia.





Kondisi ini diperkirakan berlangsung pada 21 hingga 27 November 2025 dan menjadi penyebab utama meningkatnya hujan deras serta fenomena cuaca ekstrem di sejumlah kawasan Sumbar belakangan ini.





Monsun Asia atau angin muson adalah pola angin musiman yang bergerak dari wilayah daratan benua Asia menuju Samudra Hindia ketika memasuki musim basah.





Pada fase menguat seperti saat ini, monsun membawa suplai udara lembap dalam jumlah signifikan dari Samudra Hindia ke Indonesia, termasuk Sumatera Barat.





Ketika masa udara yang kaya uap air ini bertemu dengan topografi Bukit Barisan, terjadi proses pengangkatan udara (orographic lifting) yang memicu pembentukan awan hujan dengan intensitas tinggi.





Menurut BMKG Minangkabau, fenomena ini semakin diperkuat oleh kondisi atmosfer global yang terjadi bersamaan. Indian Ocean Dipole (IOD) negatif, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, dan anomali suhu muka laut yang hangat menciptakan lingkungan atmosfer yang sangat mendukung pertumbuhan awan konvektif.





Kombinasi faktor tersebut memperbesar peluang terjadinya hujan lebat, petir, angin kencang, hingga kejadian hidrometeorologi ekstrem.





Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan mengatakan, dinamika atmosfer ini bukan sekadar variasi cuaca harian, melainkan pola musim yang memengaruhi kawasan dalam skala luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X