IDAI Beberkan Cara Melindungi Anak dari Asap Karhutla, Orang Tua Wajib Tahu

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:12 WIB
Ilustrasi sekolah di saat kabut asap. (Dok. Diskominfo)
Ilustrasi sekolah di saat kabut asap. (Dok. Diskominfo)



Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, Fifi Sofiah menjelaskan bahwa asap karhutla merupakan campuran berbagai zat berbahaya yang terbentuk dari proses pembakaran tidak sempurna.





Kandungannya tidak hanya berupa asap yang terlihat oleh mata, tetapi juga partikel, gas, dan cairan yang dapat mengganggu kesehatan.





"Asap kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar 'asap biasa'. Ia mengandung partikel padat, gas, dan cairan hasil pembakaran tidak sempurna—mulai dari hidrogen sulfida, sulfur, karbon dioksida, polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH), asam, hingga logam berat seperti silika, tembaga, kadmium, timbal, bromium, zink, dan kalium. Partikel inilah yang paling berbahaya bagi anak, terutama PM2.5 yang berukuran kurang dari 2,5 mikron—jauh lebih kecil dari sehelai rambut manusia—sehingga dapat menembus saluran napas terdalam hingga alveoli dan bahkan masuk ke aliran darah," ungkap Fifi.





Menurutnya, ukuran partikel menjadi salah satu faktor yang menentukan dampak polusi terhadap sistem pernapasan.





Partikel kasar PM10 dapat mengiritasi saluran pernapasan bagian atas, sedangkan PM2.5 yang berukuran sangat kecil mampu menjangkau saluran pernapasan bagian bawah.





Bahaya asap juga berasal dari senyawa lain yang terkandung di dalamnya. Aldehida dilaporkan dapat melumpuhkan silia atau rambut-rambut halus di saluran pernapasan yang membantu mengeluarkan partikel asing.





Sementara itu, karbon monoksida dan nitrogen oksida dapat mengganggu fungsi hemoglobin, sedangkan ozon dan PAH berpotensi merusak integritas sel.





Paparan yang berlangsung dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan penyakit paru kronis dan menurunkan kualitas hidup anak hingga mereka dewasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X