Cerita Kopi Bantjah Padang Punya Banyak Olahan, dari Minuman hingga Lilin Aromaterapi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 17:09 WIB
Kopi Bantjah dan produk olahannya berupa lilin aromaterapi. (Foto: Humas PT Semen Padang)
Kopi Bantjah dan produk olahannya berupa lilin aromaterapi. (Foto: Humas PT Semen Padang)



“Untuk Gen Z, kami juga sudah memasukkan mereka dalam pelatihan barista. Jadi semua kalangan kami usahakan untuk terlibat dalam Kopi Bantjah ini,” ujar Milawati.





Keterlibatan tersebut melengkapi pengembangan produk turunan yang sedang dilakukan masyarakat. Di satu sisi, perempuan memperoleh ruang untuk terlibat dalam pengolahan makanan, minuman, dan produk kreatif berbahan kopi. Di sisi lain, generasi muda mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan barista.





Upaya tersebut memperluas pendekatan pengembangan Kopi Bantjah dari kegiatan perkebunan menjadi aktivitas ekonomi yang melibatkan beragam keterampilan. Namun, pengembangan produk dan pemasaran masih dilakukan secara bertahap, dengan pasar yang saat ini berfokus di Kota Padang.





Kopi Bantjah Didukung 36 Petani





Pengembangan produk turunan di sisi hilir berjalan berdampingan dengan penguatan kelompok petani sebagai penyedia bahan baku. Kelompok Petani Kopi Bantjah telah memperoleh pendampingan PT Semen Padang sejak 2023 untuk mengembangkan potensi kopi di Koto Baru.





Ketua Kelompok Petani Kopi Bantjah, Yulisman, mengatakan dukungan perusahaan memberikan kesempatan kepada kelompok untuk mengembangkan komoditas kopi sekaligus menyampaikan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan kegiatan usaha.





“PT Semen Padang secara konsisten mendukung pengembangan Kopi Bantjah. Kami juga mulai memberikan dampak bagi masyarakat sehingga terus mendapatkan bantuan dan dukungan,” ujar Yulisman.





Menurut Yulisman, pendampingan terhadap kelompok petani tidak terlepas dari posisi Koto Baru yang berada di kawasan Ring 1 PT Semen Padang. Dukungan yang berlangsung sejak 2023 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.





Kelompok Kopi Bantjah saat ini memiliki 36 petani yang telah terdata. Dari jumlah tersebut, sekitar 31 orang masih aktif mengembangkan komoditas kopi. Data kelompok tersebut menggambarkan keterlibatan petani dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha perkebunan kopi di Koto Baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X