Kemenhut Catat 60 Hotspot di Sumsel, Riau Nihil dan Jambi Tinggal 1 Titik

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 19:04 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)



Penurunan juga terjadi di Jambi. Wilayah tersebut mencatat satu hotspot, lebih sedikit dibandingkan 15 titik pada Jumat (9/10/2026). Sementara itu, Riau tetap tidak mencatat hotspot dalam kategori tersebut.





Meski sejumlah wilayah Sumatera menunjukkan penurunan, kondisi itu tidak berarti risiko kebakaran telah hilang. Kemenhut mengingatkan bahwa cuaca dan kondisi kekeringan masih dapat mendukung terjadinya kebakaran. Karena itu, pemantauan dan kesiapsiagaan tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan situasi.





Di sisi lain, peningkatan hotspot terjadi di sejumlah provinsi lain yang masuk dalam daftar prioritas. Kalimantan Tengah mencatat 288 titik, naik dari 122 titik sehari sebelumnya. Kalimantan Barat juga meningkat dari 13 menjadi 44 titik, sedangkan Kalimantan Selatan bertambah dari 13 menjadi 28 titik.





Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 421 hotspot high confidence, meningkat dari 270 titik pada hari sebelumnya. Artinya, terdapat tambahan 151 titik dalam satu hari di wilayah-wilayah tersebut.





Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di antara enam provinsi prioritas. Dengan 288 titik, provinsi tersebut menyumbang lebih dari separuh total hotspot pada kelompok wilayah yang dipantau secara khusus.





Kemenhut memperkuat pemantauan, patroli, groundcheck atau pemeriksaan langsung di lapangan, serta operasi pengendalian untuk merespons perkembangan tersebut.





Hotspot Bukan Berarti Jumlah Kebakaran





Kemenhut mengingatkan bahwa data hotspot perlu dipahami secara tepat. Titik panas merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit. Data itu tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran ataupun luas lahan yang terbakar.





Satu kejadian kebakaran dapat menghasilkan beberapa titik panas yang terdeteksi satelit. Oleh sebab itu, setiap indikasi hotspot perlu diperiksa langsung di lapangan untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan menentukan tindakan penanganan yang sesuai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X