Pameran juga melibatkan berbagai kelompok masyarakat dan unsur pemerintahan. Kegiatan tersebut diikuti dan dikunjungi unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, perangkat daerah, pengelola arsip perangkat daerah, pelajar, mahasiswa, insan kearsipan serta masyarakat pecinta sejarah.
Kehadiran berbagai kalangan itu diharapkan membuat pameran tidak hanya menjadi kegiatan melihat koleksi arsip, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama. Masyarakat dapat mengenal pentingnya keberadaan arsip sekaligus memahami perlunya menjaga dokumen yang memiliki nilai sejarah.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui kegiatan tersebut mendorong perubahan cara pandang terhadap arsip. Dokumen yang tersimpan tidak cukup hanya dijaga sebagai koleksi, tetapi juga perlu dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan, identitas dan inspirasi.
Dengan pemanfaatan tersebut, warisan sejarah Luhak Nan Tuo diharapkan dapat terus dipelajari dan digunakan oleh masyarakat. Arsip yang diselamatkan saat ini juga dapat menjadi sumber informasi bagi generasi yang akan datang.
Dalam kegiatan itu turut hadir Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pendidikan, Dinas KUKMP, perwakilan OPD se-Kabupaten Tanah Datar, generasi muda serta tamu undangan lainnya. (*)