Kapolda Sumbar Berganti, Walhi Soroti PETI dan Illegal Logging yang Tak Kunjung Berhenti

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 22:27 WIB



Ia mencontohkan aktivitas PETI di Kabupaten Sijunjung yang menurutnya berlangsung di belakang kantor bupati. Jarak aktivitas tersebut disebut hanya sekitar 60 meter dari kantor pemerintahan.





Rapor Merah untuk Kepolisian Sumbar





Pergantian Kapolda Sumbar kembali menjadi sorotan Walhi. Tommy mempertanyakan apakah perubahan kepemimpinan di Polda Sumbar mampu menghentikan aktivitas alat berat yang disebut merusak hutan dan sungai.





“Bergantinya Kapolda Sumbar apakah mampu menghentikan alat-alat berat yang menggarong hutan, merusak sungai, merusak kehidupan, dan bahkan merusak generasi?” kata Tommy.





Walhi Sumbar, lanjut Tommy, menyatakan tetap konsisten memberikan penilaian buruk terhadap kinerja Polda Sumbar dalam persoalan tersebut.





“Walhi Sumbar konsisten memberikan rapor merah Polda Sumbar, mungkin juga untuk Kapolda yang baru ini,” ujarnya. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X