Stasiun Duku Bukan Sekadar Tempat Naik Kereta, Ini Perannya di Sumbar

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 16:34 WIB
Stasiun Duku di Korong Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, menjadi salah satu simpul transportasi penting di wilayah KAI Divre II Sumatera Barat. (Dok. KAI)
Stasiun Duku di Korong Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, menjadi salah satu simpul transportasi penting di wilayah KAI Divre II Sumatera Barat. (Dok. KAI)




Penumpang juga diminta mengikuti arahan petugas, tertib saat mengantre, menjaga kebersihan, dan menggunakan fasilitas sesuai peruntukannya. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.





“Keselamatan adalah budaya, bukan sekadar aturan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai tanggung jawab bersama, termasuk ketika berada di lingkungan stasiun maupun di sekitar jalur kereta api,” katanya.





Pada akhirnya, Stasiun Duku menyimpan lebih banyak cerita daripada sekadar jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta. Di peron stasiun tersebut, berbagai kepentingan masyarakat bertemu dalam satu arus perjalanan.





Ada pelajar yang berangkat menuntut ilmu, pekerja yang menjalankan aktivitas, wisatawan yang menjelajahi Sumbar, hingga masyarakat yang melakukan perjalanan untuk bertemu keluarga. Seluruhnya menjadi bagian dari aktivitas yang membuat stasiun tersebut terus hidup.





Dengan melayani seluruh kereta api penumpang di wilayah KAI Divre II Sumbar, didukung fasilitas yang menunjang kenyamanan serta konektivitas dengan berbagai moda transportasi lanjutan, Stasiun Duku terus memainkan perannya dalam menghubungkan masyarakat.





KAI juga mengajak masyarakat menjaga Stasiun Duku sebagai fasilitas transportasi publik sekaligus bagian dari wajah pelayanan perkeretaapian di Sumatera Barat.





"Setiap perjalanan yang dimulai dari Duku tidak hanya berarti perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Di balik perjalanan tersebut terdapat akses yang terbuka, masyarakat yang terhubung, aktivitas ekonomi yang bergerak, serta kebutuhan mobilitas yang terus berkembang," tuturnya. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X