Keunggulan lainnya berada pada konektivitas antarmoda. Stasiun Duku berada di kawasan strategis pada jalur Padang-Bukittinggi sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai tujuan setelah tiba di stasiun.
Pilihan perjalanan lanjutan tersedia melalui sejumlah moda transportasi. Masyarakat dapat menggunakan angkutan umum antarkota, angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), maupun layanan transportasi berbasis aplikasi atau angkutan online.
Kondisi tersebut membuat perjalanan menggunakan kereta api tidak berdiri sendiri.
Stasiun Duku menjadi salah satu titik yang mempertemukan perjalanan kereta dengan moda transportasi lainnya sehingga masyarakat memiliki pilihan sesuai tujuan dan kebutuhan masing-masing.
Aktivitas penumpang yang berlangsung setiap hari juga memberikan dampak terhadap kawasan sekitar. Pergerakan orang membuka akses bagi masyarakat sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan usaha dan layanan transportasi lanjutan.
Stasiun Duku juga memperlihatkan bagaimana perkembangan transportasi dapat berjalan berdampingan dengan karakter budaya daerah.
Atap gonjong pada bangunan stasiun menjadi representasi identitas Minangkabau yang tetap hadir dalam fasilitas transportasi modern.
Bagi KAI, keberadaan stasiun tidak terlepas dari aspek keselamatan dan ketertiban. Masyarakat diimbau turut menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, serta fasilitas publik yang tersedia di lingkungan stasiun.