Listyo Sigit Prabowo merupakan lulusan Akpol 1991. Perjalanan kariernya di Korps Bhayangkara dimulai dari sejumlah penugasan di kepolisian daerah.
Dalam riwayat jabatan yang dipublikasikan Divisi Humas Polri, Listyo pernah menjabat Kapolres Pati, Wakapolrestabes Semarang, hingga Kapolresta Surakarta. Ia kemudian masuk ke lingkungan Bareskrim Polri dan menduduki jabatan Kasubdit II Dit Tipidum.
Kariernya terus berkembang. Listyo kemudian dipercaya menjadi Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara. Pada 2014, ia mendapat penugasan sebagai ajudan Presiden Joko Widodo hingga 2016.
Selepas menjadi ajudan presiden, Listyo dipercaya memimpin Polda Banten. Ia kemudian menjabat Kepala Divisi Propam Polri pada 2018 dan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri pada 2019.
Posisi Kabareskrim menjadi salah satu tahapan penting sebelum Listyo mencapai pucuk pimpinan Polri. Pada Januari 2021, Presiden Joko Widodo mengusulkan Listyo sebagai calon tunggal Kapolri.
Setelah menjalani proses uji kepatutan dan kelayakan di DPR, Listyo resmi dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis.
Saat memimpin Polri, Listyo membawa konsep transformasi Polri Presisi. Konsep tersebut merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.
Selama masa kepemimpinannya, gagasan tersebut menjadi salah satu identitas kebijakan Listyo dalam mendorong perubahan organisasi, operasional, pelayanan publik dan pengawasan di tubuh Polri.