Kedua, sistem komando dan koordinasi antarinstansi harus diperkuat.
Ketiga, sistem komunikasi kedaruratan harus terus diuji dan diperkuat agar dapat digunakan secara efektif ketika kondisi darurat terjadi.
Keempat, pemerintah kabupaten dan kota diminta membawa hasil pembelajaran dari gladi tersebut ke wilayah masing-masing.
Kelima, masyarakat harus dilibatkan secara lebih luas dalam upaya membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Keenam, kesiapsiagaan harus dibangun menjadi budaya, bukan hanya ditempatkan sebagai sebuah program.
Mahyeldi juga mengingatkan bahwa ancaman gempa bumi dan tsunami tidak mengikuti batas administrasi pemerintahan. Karena itu, upaya menghadapi bencana membutuhkan kerja sama lintas wilayah.
Menurut dia, kolaborasi antardaerah perlu terus diperkuat karena satu kejadian bencana dapat memberikan dampak yang melampaui batas kabupaten maupun kota.