Karhutla Terkini, Hotspot Turun Tajam tapi Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Masih Buruk

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 27 September 2026 | 14:05 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: BPBD Sumbar)
Ilustrasi karhutla. (Foto: BPBD Sumbar)



Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diminta terus memantau informasi mengenai kondisi udara dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat diimbau mengurangi kegiatan di luar ruangan.





Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker sebagai bagian dari upaya mengurangi paparan partikulat.





Satwa Liar Ikut Dilindungi





Pengendalian karhutla tidak hanya ditujukan untuk melindungi masyarakat dan ekosistem. Perlindungan terhadap satwa liar serta habitatnya juga menjadi bagian dari penanganan kebakaran.





Kebakaran hutan dan lahan dapat membuat ruang jelajah satwa terputus, mengurangi ketersediaan sumber pakan, hingga mendorong satwa meninggalkan habitatnya. Kondisi tersebut dapat membuat satwa mendekati kawasan perkebunan maupun permukiman.





Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) bersama mitra konservasi tetap menyiagakan tim penyelamatan satwa di daerah yang memiliki risiko karhutla.





Patroli yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pencarian dan pemantauan titik api. Petugas juga mengidentifikasi kemungkinan adanya satwa yang terluka, terjebak, kehilangan habitat, atau memerlukan tindakan evakuasi.





Kemenhut meminta masyarakat tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan orangutan ataupun satwa liar lainnya di sekitar lokasi kebakaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X