Karhutla Terkini, Hotspot Turun Tajam tapi Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Masih Buruk

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 27 September 2026 | 14:05 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: BPBD Sumbar)
Ilustrasi karhutla. (Foto: BPBD Sumbar)




Upaya di darat juga terus berjalan. Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, dan berbagai pihak melakukan sejumlah langkah pengendalian.





Kegiatan tersebut meliputi patroli, groundcheck, pemadaman secara langsung, penyekatan untuk menghentikan penjalaran api, pembasahan, mopping up, serta pendinginan.





Kawasan gambut menjadi salah satu perhatian khusus dalam operasi tersebut. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun kobaran di permukaan sudah tidak terlihat. Kondisi itu membuat pembasahan dan pendinginan harus tetap dilakukan hingga lokasi benar-benar dipastikan aman.





Kondisi Udara Belum Otomatis Pulih





Penurunan hotspot juga belum serta-merta membuat kualitas udara di seluruh wilayah Indonesia membaik. Berdasarkan pemantauan PM2,5, kondisi udara masih berbeda-beda di sejumlah wilayah.





Sebagian besar wilayah berada dalam kategori baik hingga sedang. Namun, beberapa kawasan di Kalimantan dan sebagian Sumatera masih berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Di beberapa lokasi, konsentrasi partikulat juga tercatat lebih tinggi.





Asap yang dihasilkan kebakaran dapat bertahan dan berpindah mengikuti kondisi atmosfer serta arah angin. Pada kebakaran di kawasan gambut, produksi asap juga dapat berlangsung lebih lama.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X