"Tingkat kepatuhan siswa kami sudah mencapai sekitar 90 persen. Proses PBM tetap berjalan efektif di dalam kelas, hanya saja seluruh kegiatan lapangan ditiadakan. Fokus kami adalah memastikan anak-anak tetap belajar dengan aman," ujar Dian.
Dengan pola tersebut, sekolah tidak memilih menghentikan kegiatan pembelajaran secara keseluruhan.
Penyesuaian justru dilakukan terhadap aktivitas yang memiliki paparan langsung dengan kondisi lingkungan luar sekolah.
Dian menegaskan fokus sekolah saat ini adalah menjaga agar kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan siswa.
Karena itu, aktivitas lapangan ditiadakan sementara, sedangkan pembelajaran di ruang kelas tetap dilaksanakan.
Dari sisi siswa, kebijakan penggunaan masker juga dinilai tidak menjadi hambatan dalam mengikuti pembelajaran.
Duta Digital SMP Negeri 30 Padang, Ignacia Noyasiva mengatakan, para siswa mengikuti arahan guru sebagai bentuk kepatuhan terhadap langkah pencegahan yang diberlakukan sekolah.