Pekerjaan PPK 3.5 dimulai sejak 5 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Hingga minggu ketiga Agustus 2026, progres fisiknya telah mencapai 57,06%.
Pelaksanaan pekerjaan di lokasi tersebut didukung sekitar 76 karyawan dan 155 pekerja.
Air Bersih Aceh Tamiang dan Aceh Timur Ikut Dipulihkan
Pemulihan pascabencana tidak hanya menyasar jalan dan jembatan. Hutama Karya juga menangani infrastruktur penyediaan air minum melalui SPAM Pascabencana Aceh di Aceh Tamiang dan Aceh Timur.
Pekerjaan pada sektor ini mencakup pembersihan fasilitas, pembangunan 20 titik sumur bor, rehabilitasi IPA, serta pembangunan dua lokasi IPA. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur penyediaan air minum yang terdampak bencana.
Di Aceh Tamiang, pekerjaan meliputi pembangunan dua IPA baru dan delapan titik sumur bor. Sementara di Aceh Timur, Hutama Karya menangani rehabilitasi dua IPA dan pembangunan 12 titik sumur bor.
Dengan pekerjaan tersebut, pemulihan tidak hanya diarahkan pada kondisi fisik fasilitas air minum, tetapi juga pada keberlanjutan layanan air bersih yang dibutuhkan masyarakat.
Pekerjaan SPAM Pascabencana Aceh dimulai pada 22 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 17 Desember 2026.
Sampai minggu ketiga Agustus 2026, progres fisik penanganan SPAM pascabencana Aceh mencapai 39,25%. Pelaksanaannya melibatkan 30 karyawan dan 48 tenaga kerja.