Dua Cagar Budaya Nasional di Dharmasraya Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 10 September 2026 | 15:11 WIB
Candi Pulau Sawah di Kabupaten Dharmasraya (Foto: Pemkab Dharmasraya)
Candi Pulau Sawah di Kabupaten Dharmasraya (Foto: Pemkab Dharmasraya)




Dengan adanya pradesain, rencana induk pelestarian, serta konsep penataan yang telah tersedia, pengembangan kedua kawasan diharapkan dapat dilakukan secara terarah. Namun, sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kawasan tetap perlu diselesaikan agar rencana tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.





BPK Sumbar Ungkap Upaya Pelestarian Padang Roco





Dalam audiensi tersebut, BPK Sumbar juga menyampaikan berbagai upaya yang sebelumnya telah dilakukan untuk menjaga kawasan Candi Padang Roco.





Upaya pelestarian yang telah dilakukan mencakup ekskavasi, pemugaran Candi 1, Candi 2, dan Candi 3, serta pembangunan dan pergantian cungkup pelindung. Selain itu, terdapat pula upaya pelindungan tujuh munggu, kajian zonasi, penataan lingkungan, hingga penyediaan fasilitas dasar bagi pengunjung.





Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian Candi Padang Roco telah dilakukan melalui sejumlah tahapan. Di sisi lain, pengembangan kawasan ke depan masih membutuhkan perhatian terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan kondisi kawasan dan lingkungan di sekitarnya.





BPK Sumbar dalam audiensi itu menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemkab Dharmasraya. Dua di antaranya berkaitan dengan status lahan dan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.





Kedua persoalan tersebut dinilai penting karena berkaitan dengan keberlanjutan upaya pelestarian dan pengembangan kawasan percandian. Status lahan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan kepastian, sedangkan kondisi DAS Batanghari berpotensi memengaruhi kelestarian kawasan cagar budaya.





BPK Sumbar pun memohon perhatian dan dukungan Pemkab Dharmasraya agar persoalan tersebut dapat ditangani secara bersama. Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan rencana menjadikan kawasan percandian sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X