Kemudian, presentasi makalah memiliki bobot 20 persen. Tahap wawancara menjadi salah satu komponen dengan bobot terbesar, yakni 35 persen. Sementara itu, penilaian rekam jejak memiliki bobot 20 persen.
Dengan komposisi tersebut, proses seleksi menggunakan beberapa instrumen untuk melihat kemampuan peserta secara lebih menyeluruh, mulai dari kompetensi hingga pengalaman dan rekam jejak.
Ini Jadwal Seleksi 8 JPT Pratama
Panitia telah menyusun jadwal pelaksanaan seleksi secara bertahap. Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 22-24 September 2026. Setelah itu, assessment test kompetensi manajerial dan sosial kultural dijadwalkan pada 29-30 September 2026.
Tahap berikutnya adalah presentasi makalah dan wawancara yang akan dilaksanakan pada 5-6 Oktober 2026. Sementara penilaian rekam jejak dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Oktober 2026.
Hasil seleksi direncanakan diumumkan pada 9 Oktober 2026. Sehari setelahnya, yakni 10 Oktober 2026, hasil penilaian akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Selanjutnya, hasil tersebut akan disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 12 Oktober 2026. Adapun pengumuman tiga besar peserta terbaik masih menunggu rekomendasi dari BKN.
Peserta Akan Dirangking Secara Kumulatif
Panitia menegaskan proses seleksi delapan JPT Pratama tersebut menggunakan metode kumulatif. Artinya, seluruh peserta yang dinyatakan lulus dalam tahap administrasi akan mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi yang telah ditetapkan.
Nilai dari berbagai tahapan tersebut kemudian diperhitungkan secara keseluruhan. Peserta selanjutnya dirangking berdasarkan hasil penilaian kumulatif untuk mendapatkan tiga peserta terbaik.