Pemetaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan bentuk dukungan serta kebutuhan alat berat yang nantinya akan dikerahkan di wilayah tersebut.
Dukungan Disesuaikan Kebutuhan Masyarakat
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan gempa NTT merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak.
Menurutnya, dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Hutama Karya untuk berkontribusi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dalam menghadapi kondisi bencana.
“Hutama Karya berkomitmen untuk turut mendukung penanganan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui penyaluran bantuan, kami juga telah mulai mendukung proses pemulihan pascabencana melalui pengerahan alat berat di wilayah terdampak. Untuk wilayah lainnya, kami terus melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan agar dukungan yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Hamdani, dikutip Senin (31/8/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dukungan Hutama Karya tidak hanya diarahkan pada kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat. Perseroan juga mulai memberikan dukungan terhadap proses pemulihan infrastruktur di wilayah yang terdampak.
Pengerahan alat berat ke Desa Pota, Kabupaten Manggarai Timur menjadi salah satu bentuk dukungan pemulihan tersebut. Sementara untuk Ende-Maumere dan Kabupaten Sikka, pemetaan masih dilakukan untuk melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan sebelum menentukan dukungan alat berat yang diperlukan.
Pantau Perkembangan Wilayah Terdampak
Hutama Karya juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan dukungan penanganan bencana.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat tersalurkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.