Sementara itu, pengembangan dilakukan melalui kajian akademik, inovasi koreografi, dan penyelenggaraan festival tari. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda sehingga keberadaannya tidak berhenti pada generasi saat ini.
Warisan budaya tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari daya tarik wisata budaya. Pemerintah dapat menampilkannya dalam berbagai festival dan pameran serta menggandeng komunitas seni untuk memperkenalkan dan mempromosikannya hingga tingkat nasional.
Upaya pelestarian juga dilakukan melalui pembinaan. Bentuknya antara lain lokakarya, pelatihan, dan diskusi budaya yang menyasar siswa, sanggar seni, komunitas pemuda, serta kelompok masyarakat lainnya.
Dengan penetapan tersebut, Pangek Pisang, Saluang Panjang, dan Tari Indang Tagak Beringin Sakti tidak hanya tercatat sebagai bagian dari kekayaan budaya Solok Selatan. Pemerintah daerah juga menghadapi tanggung jawab untuk memastikan ketiganya tetap dikenal, dipraktikkan, dan diwariskan kepada generasi selanjutnya. (*)