Tim pemadam harus bekerja dalam kondisi paparan asap, bahkan dengan waktu siaga yang dapat berlangsung sepanjang hari.
Zulfan mengapresiasi bantuan yang diberikan Pertamina Patra Niaga untuk mendukung tim yang bertugas menangani karhutla di Kerumutan.
"Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan atas kepedulian Pertamina. Tim pemadam yang siaga 24 jam memiliki potensi terjangkit penyakit pernapasan yang tinggi karena paparan asap dalam jangka waktu yang lama. Bantuan ini dapat meminimalisir potensi tersebut dan tim dapat bekerja dengan kondisi yang aman dan nyaman," ujar Zulfan.
Bantuan masker N95 dan oksigen portabel tersebut menjadi bagian dari respons Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terhadap kondisi darurat asap di Riau.
Penyaluran dilakukan untuk membantu kebutuhan tim lapangan sekaligus masyarakat yang terdampak asap akibat karhutla.
Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Silvani Maiyestuhariani mengatakan, kehadiran perusahaan dalam penanganan kondisi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Silvani menegaskan, Pertamina tidak hanya menjalankan fungsi dalam distribusi energi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.