Asap Karhutla Ganggu Warga Pelalawan Riau, Pertamina Patra Niaga Salurkan Masker N95 dan Oksigen

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) melalui Terminal BBM Sei Siak menyalurkan bantuan alat kesehatan berupa masker N95 dan oksigen portabel kepada tim lapangan dan masyarakat di Posko Kesehatan Terpadu Penanganan Karhutla Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Selasa (25/8/2026) siang. (Dok. PPN Sumbagut)
Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) melalui Terminal BBM Sei Siak menyalurkan bantuan alat kesehatan berupa masker N95 dan oksigen portabel kepada tim lapangan dan masyarakat di Posko Kesehatan Terpadu Penanganan Karhutla Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Selasa (25/8/2026) siang. (Dok. PPN Sumbagut)


Sumbardaily.com - Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.





Kondisi tersebut mendorong Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) mengambil langkah cepat dengan menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk mendukung penanganan dampak asap di wilayah tersebut.





Bantuan itu disalurkan melalui Terminal BBM Sei Siak bersama pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan.





Bantuan berupa masker N95 dan oksigen portabel diberikan kepada tim lapangan serta masyarakat melalui Posko Kesehatan Terpadu Penanganan Karhutla Kecamatan Kerumutan, Pelalawan, pada 25 Agustus.





Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas titik api di Kabupaten Pelalawan dalam satu bulan terakhir.





Dari 12 kecamatan yang terdampak karhutla, Kerumutan disebut menjadi wilayah dengan kondisi paling parah.





Kebakaran terjadi di tengah lahan sawit milik masyarakat dengan luas hampir 10 hektare.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X