"Saya kasih waktu cepat, kalau enggak silakan Kepala OPD mengundurkan diri kalau enggak sanggup untuk melaksanakan itu," tegas Bupati.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penegasan kepada jajaran pemerintah daerah agar meningkatkan kinerja dalam mengelola anggaran. Kepala OPD juga diminta memperkuat koordinasi sehingga persoalan yang dapat menghambat pelaksanaan kegiatan bisa segera diselesaikan.
Selain persoalan serapan, percepatan realisasi TKD diharapkan membuat program yang telah dianggarkan tidak tertunda hingga mendekati akhir tahun. Pemerintah daerah menargetkan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama, terdapat empat pejabat yang dilantik sebagai pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Keempat pejabat tersebut yakni Elno Pembri, SE, M.Si sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kemudian Busnika Hamidi, ST, MT sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan.
Selanjutnya, Narti, S.STP dilantik sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Daerah. Sementara Metri Noviatul, ST dipercaya sebagai Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan.
Pelantikan pejabat tersebut berlangsung bersamaan dengan penyampaian arahan Bupati Eka Putra mengenai percepatan realisasi anggaran. Jajaran OPD diharapkan segera menjalankan program sesuai alokasi yang tersedia agar serapan TKD meningkat dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan hingga akhir 2026. (*)