Dengan demikian, SKATSU tidak hanya menempatkan Karang Taruna sebagai pelaksana kegiatan sosial. Program tersebut diarahkan menjadi wadah pengembangan usaha, sementara LPPM Unand berperan dalam memberikan pendampingan akademis dan pembinaan.
Di sisi lain, dukungan CSR PT Semen Padang memberikan penguatan dari aspek permodalan dan fasilitas usaha. Pemerintah Kota Padang menjadi bagian dari ekosistem yang mendorong program tersebut agar dapat berkembang di tingkat masyarakat.
"Kombinasi inovasi kewirausahaan, pendampingan akademis, dukungan dunia industri, serta literasi digital tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih mandiri dan memiliki daya saing," ujarnya.
Keberadaan Karang Taruna yang memiliki usaha produktif bukan hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi.
Program itu juga diharapkan memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan, membuka lapangan pekerjaan, mengembangkan potensi wilayah, serta ikut menjawab berbagai persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat.
Dalam kerangka tersebut, pengabdian LPPM Unand melalui SKATSU menjadi salah satu upaya untuk membawa peran perguruan tinggi lebih dekat ke masyarakat.
Bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi turut mendampingi proses agar potensi generasi muda dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang memiliki manfaat nyata. (*)