Konsep SKATSU dirancang agar Karang Taruna tidak berhenti sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan.
Setiap Karang Taruna didorong memiliki kegiatan usaha produktif sehingga keberadaan organisasi memiliki dampak yang lebih langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota (Pemko) Padang, penguatan ekonomi generasi muda juga berkaitan dengan pengembangan potensi daerah.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya Kota Padang yang telah lolos seleksi nasional tahap 1 UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 untuk kategori gastronomi.
Dalam konteks itu, sektor kuliner menjadi salah satu ruang yang dinilai dapat dikembangkan oleh Karang Taruna.
Organisasi kepemudaan di tingkat kelurahan diharapkan mampu menggali potensi wilayah masing-masing sekaligus mengubahnya menjadi aktivitas ekonomi produktif.
Dinsos Kota Padang juga mengapresiasi dukungan dana Pokir DPRD Kota Padang serta aksi tanggap darurat Karang Taruna ketika musibah banjir melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Namun, penguatan Karang Taruna tidak hanya diarahkan pada respons terhadap persoalan sosial.