Kerusakan tidak hanya ditemukan di D.I Guo Atas. Di Kecamatan Kuranji, D.I Lolo 1 juga menjadi bagian dari pekerjaan pemulihan.
Jaringan irigasi tersebut telah terkontrak dan proses perbaikannya dilaksanakan oleh rekanan CV Erindo Ihsan Persada dengan menggunakan Dana Transfer ke Daerah (TKD).
Sementara itu, kerusakan cukup berat tercatat pada D.I Ampang Beringin. Saluran irigasi di lokasi tersebut mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 10 meter.
Kondisi itu membuat penanganan harus dilakukan secara langsung dengan menggunakan anggaran Operasional Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA).
Perbaikan terhadap saluran yang rusak menjadi bagian penting dari pemulihan pascabanjir karena jaringan irigasi berkaitan langsung dengan ketersediaan air bagi sawah warga.
Dengan adanya penanganan di sejumlah titik tersebut, gangguan terhadap aliran air irigasi diharapkan dapat segera diatasi.
Selain wilayah Kuranji, penanganan juga dilakukan di Kecamatan Pauh, tepatnya pada D.I Limau Manis di Kelurahan Limau Manis. Saat ini, pekerjaan di lokasi tersebut berfokus pada perbaikan bendungan.
Pekerjaan bendungan D.I Limau Manis dilaksanakan oleh rekanan PUPR Kota Padang, CV Generasi Baru. Di lapangan, rekanan tersebut telah mendirikan direksi keet dan melakukan mobilisasi alat berat ke lokasi pekerjaan.