Hutama Karya Perkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan, Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 19:17 WIB
Hutama Karya memperkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan untuk Zero ODOL melalui Operasi ODOL, edukasi, dan pengawasan demi keselamatan. (Foto: Hutama Karya)
Hutama Karya memperkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan untuk Zero ODOL melalui Operasi ODOL, edukasi, dan pengawasan demi keselamatan. (Foto: Hutama Karya)



Dari sisi keselamatan, kendaraan yang membawa muatan berlebih juga memiliki karakteristik pengereman yang lebih panjang, tingkat kestabilan kendaraan yang lebih rendah, serta peluang lebih besar mengalami kehilangan kendali maupun terguling. Risiko tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa kepatuhan terhadap aturan ODOL terus didorong melalui berbagai langkah pengawasan dan edukasi.





Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, Hutama Karya secara konsisten menyelenggarakan Operasi ODOL bersama sejumlah pemangku kepentingan. Pelaksanaan operasi melibatkan Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta berbagai instansi terkait lainnya.





Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di ruas-ruas tol yang berada di bawah pengelolaan Hutama Karya.





Selama periode Januari hingga Juli 2026, Operasi ODOL berhasil menjaring sebanyak 1.280 kendaraan angkutan barang. Dari jumlah tersebut, 775 kendaraan dinyatakan memenuhi ketentuan dimensi maupun muatan sesuai regulasi.





Sementara itu, 505 kendaraan lainnya terindikasi melakukan pelanggaran terhadap ketentuan ODOL sehingga selanjutnya diproses sesuai aturan yang berlaku.





Operasi tersebut dilaksanakan di sejumlah ruas tol yang dikelola Hutama Karya, meliputi Jalan Tol Binjai–Langsa, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Pekanbaru–XIII Koto Kampar, Palembang–Indralaya, Indralaya–Prabumulih, Padang–Sicincin, JORR Seksi S, hingga Akses Tanjung Priok.





Selain operasi lapangan, Hutama Karya juga memperkuat pengawasan melalui penerapan teknologi Weigh in Motion (WIM) sebagai bagian dari langkah preventif dalam mendukung Gerakan Nasional Zero ODOL.





Sepanjang Januari hingga Juli 2026, sistem WIM berhasil mengidentifikasi sebanyak 342.748 kendaraan angkutan barang yang terindikasi tidak memenuhi ketentuan dimensi dan/atau muatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X