KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Korban asal Sumbar Rino Eka Putra Dipulangkan ke Agam

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:45 WIB
Tim DVI Polda Sumbar menerima jenazah Rino Eka Putra, korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, di Posko DVI Biddokkes Polda Sumbar, Ruang Kargo Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (5/8/2026) pagi. (Dok. Bid Dokkes Polda Sumbar)
Tim DVI Polda Sumbar menerima jenazah Rino Eka Putra, korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, di Posko DVI Biddokkes Polda Sumbar, Ruang Kargo Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (5/8/2026) pagi. (Dok. Bid Dokkes Polda Sumbar)



Rino menjadi salah satu dari lima korban jiwa dalam kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Kapal tersebut terbakar hebat saat melayani pelayaran dari Surabaya menuju Makassar pada Senin (3/8/2026) pagi.





Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB di perairan utara Pulau Sapudi, Sumenep. Informasi awal mengenai kejadian diterima dari nakhoda kapal oleh perusahaan pemilik kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).





Namun, komunikasi dengan nakhoda kemudian terputus setelah laporan mengenai kebakaran disampaikan. Koordinasi penanganan selanjutnya dilakukan melalui Syahbandar Tanjung Perak bersama unsur SAR.





"Korban berhasil dievakuasi, selamat 227," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit.





Berdasarkan data manifes resmi Polairud Polda Jatim, kapal tersebut mengangkut 232 orang. Rinciannya terdiri dari 219 sopir dan kernet serta 13 penumpang dewasa.





Selain manusia, kapal juga membawa 181 kendaraan dengan jenis beragam, mulai motor, mobil kecil, truk sedang, truk besar, tronton hingga satu alat berat.





Besarnya muatan penumpang dan kendaraan membuat proses evakuasi berlangsung dalam situasi sulit. Api dengan cepat menjalar dan menguasai sebagian besar badan kapal hingga bangunan kapal nyaris seluruhnya terbakar. "Korban meninggal dunia 5," kata Nanang Sigit.





Gambaran kepanikan penumpang juga terlihat dari video amatir yang beredar. Dalam rekaman tersebut, sejumlah penumpang tampak berkumpul di bagian anjungan dan haluan untuk menjauh dari kobaran api serta kepulan asap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X