Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:48 WIB




Implementasi Bio Diesel B50 juga bukan menjadi langkah pertama bagi KAI dalam memanfaatkan energi nabati. Sebelumnya, perusahaan telah melewati tahapan penggunaan bio diesel B35 dan B40.





Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengembangkan implementasi B50 secara lebih optimal, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan standar operasional yang berlaku.





Penggunaan Bio Diesel B50 diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan energi berbasis sumber daya dalam negeri, tetapi juga mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan emisi karbon di sektor transportasi.





Melalui kebijakan ini, KAI turut memperkuat perannya sebagai penyedia layanan transportasi publik yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.





Selain mengutamakan keselamatan, keamanan, ketepatan waktu dan kenyamanan pelanggan, perusahaan juga terus mendorong pemanfaatan teknologi serta energi yang lebih ramah lingkungan dalam operasional perkeretaapian.





Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap target pembangunan berkelanjutan melalui transformasi sistem transportasi nasional yang semakin efisien dan rendah emisi.





“KAI Divre II Sumbar akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang berkelanjutan. Melalui penerapan biodiesel B50, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman dan andal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya menjaga lingkungan dan mendukung masa depan energi Indonesia yang lebih hijau,” tutur Reza. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X